Cannabigerol (CBG) adalah salah satu dari banyak senyawa aktif dalam tanaman ganja. Zat-zat ini dikenal sebagai kanabinoid. Kebanyakan orang mengenal Δ9-tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD).
THC paling dikenal karena efek psikoaktifnya, sementara CBD sering digunakan oleh orang-orang karena efek medisnya. Tidak seperti THC, CBD tidak menyebabkan keracunan pada pengguna. Pasien sering menggunakannya untuk meredakan nyeri dan peradangan, mual, kejang, kecemasan, gangguan stres pasca trauma, atau depresi.
CBG ditemukan dalam konsentrasi yang lebih rendah dalam ganja dibandingkan THC atau CBD. Untuk waktu yang lama, cannabigerol agak tersisih oleh dua kanabinoid utama ini. Namun dalam beberapa tahun terakhir, minat ilmiah terhadap CBG terus meningkat. Dalam teks berikut, CBG dibahas lebih rinci. Kita akan melihat apa itu, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana tepatnya ia mungkin berguna.